Setapak Langkah – 06 April 2026 | Candi Arjuna, yang terletak di kawasan objek wisata Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, kini menjadi salah satu destinasi utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Berusia sekitar abad ke-8, candi ini dianggap sebagai candi Hindu tertua di Pulau Jawa. Struktur batuan andesitiknya menampilkan gaya arsitektur klasik yang masih dipertahankan, termasuk relief yang menggambarkan tokoh-tokoh epik Mahabharata.
Popularitasnya meningkat tajam setelah media menyoroti nilai historis dan keindahan alam sekitarnya. Pada kuartal terakhir tahun lalu, jumlah pengunjung tercatat mencapai lebih dari 150.000 orang, melampaui proyeksi resmi yang hanya mengharapkan 100.000.
- Peningkatan kunjungan berkontribusi signifikan pada pendapatan sektor perhotelan dan kuliner di sekitar Dieng.
- Pendapatan tiket masuk serta penjualan suvenir diperkirakan menambah sekitar Rp 12 miliar per tahun bagi pemerintah daerah.
- Berbagai usaha lokal, seperti homestay dan warung makan tradisional, mengalami lonjakan okupansi hingga 30% dibandingkan periode sebelumnya.
Untuk menjaga kelestarian, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) bersama Dinas Pariwisata melakukan restorasi struktural dan penataan jalur akses. Upaya ini mencakup pemasangan papan informasi multibahasa serta pembatasan kendaraan bermotor di area inti candi.
Ke depan, pihak terkait berencana menambah fasilitas edukasi, termasuk museum mini yang menampilkan artefak temuan arkeologis dan panel interaktif tentang sejarah Hindu di Jawa.
Dengan kombinasi nilai sejarah, keindahan alam pegunungan, dan upaya pelestarian yang terkoordinasi, Candi Arjuna diprediksi akan terus menarik minat wisatawan serta menjadi ikon budaya yang memperkuat citra pariwisata religius Indonesia.