Setapak Langkah – 10 April 2026 | Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean‑Paul van Gastel, menekankan pentingnya penyelesaian akhir pertandingan menjelang pertemuan melawan PSM Makassar pada pekan ini. Menurut van Gastel, fase penutup pertandingan menjadi penentu utama dalam mengamankan tiga poin, terutama mengingat kedudukan PSIM yang masih berada di zona menengah klasemen Liga 2.
Van Gastel menambahkan bahwa timnya telah melakukan evaluasi intensif selama latihan terakhir, dengan fokus pada perbaikan transisi menyerang dan penutupan ruang di lini belakang. “Kami harus lebih disiplin dalam mengelola tempo permainan, terutama pada menit‑menit akhir ketika tekanan lawan meningkat,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Beberapa poin taktik yang disorot antara lain:
- Peningkatan pressing tinggi pada 70‑80 menit untuk memaksa kesalahan lawan.
- Penggunaan pemain sayap cepat untuk menciptakan peluang silang.
- Penempatan bek tengah yang lebih rapat guna menutup celah di area penalti.
Di sisi lain, van Gastel mengakui bahwa PSM Makassar merupakan lawan yang tangguh dengan lini serang yang berbahaya. Oleh karena itu, PSIM harus siap menghadapi serangan balik cepat serta menjaga konsistensi pertahanan selama 90 menit.
Pelatih juga menegaskan pentingnya dukungan suporter lokal. “Energi dari tribun sangat membantu pemain untuk tetap fokus sampai peluit akhir,” katanya.
Dengan strategi yang telah dirumuskan, PSIM berharap dapat menutup pertandingan dengan hasil positif dan memperbaiki posisi klasemen sebelum fase akhir kompetisi.