Setapak Langkah – 11 April 2026 | Penjualan melalui platform e‑commerce pada bulan Februari 2026 mencatatkan nilai sebesar USD 5,76 miliar atau setara dengan Rp 96,7 triliun, menandakan pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Data tersebut dirilis oleh asosiasi perdagangan digital Indonesia dan mencerminkan pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengandalkan konten visual dan interaktif sebagai pintu masuk utama dalam proses pembelian.
Beberapa faktor yang berkontribusi pada lonjakan ini antara lain:
- Peningkatan penggunaan video pendek dan livestreaming yang mempermudah demonstrasi produk.
- Kolaborasi antara brand dan pembuat konten (influencer) yang menghasilkan rekomendasi autentik.
- Integrasi fitur belanja langsung di dalam platform media sosial.
- Penguatan logistik dan layanan pengiriman yang mempercepat waktu sampai barang.
Selain faktor‑faktor di atas, kebijakan pemerintah yang mendukung infrastruktur digital serta insentif pajak bagi pelaku e‑commerce turut menambah momentum pertumbuhan pasar.
Analisis pasar memperkirakan bahwa tren berbasis konten akan terus mendominasi strategi pemasaran digital selama tahun 2026, dengan prediksi nilai transaksi tahunan melampaui Rp 1.200 triliun.
Para pelaku industri diharapkan memperkuat ekosistem konten, memperluas kerja sama dengan kreator lokal, serta mengoptimalkan teknologi AI untuk personalisasi pengalaman belanja.