Setapak Langkah – 06 April 2026 | Bank Mandiri mencatat peningkatan signifikan dalam penyaluran kredit pada periode terbaru, dengan total mencapai Rp 1.513,1 triliun. Angka ini menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 15,7 persen, menandakan efektivitas strategi ekspansi kredit yang diterapkan bank.
Strategi utama yang mendukung pencapaian tersebut meliputi:
- Diversifikasi portofolio kredit ke sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, energi terbarukan, dan teknologi.
- Peningkatan digitalisasi proses pemberian kredit, mempercepat persetujuan dan memperluas jangkauan layanan.
- Fokus pada pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui produk yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
- Penerapan analisis data berbasis kecerdasan buatan untuk menilai kelayakan kredit secara lebih akurat.
- Kerjasama dengan lembaga keuangan regional untuk memperluas jaringan distribusi.
Berikut adalah ringkasan pertumbuhan kredit Bank Mandiri dalam dua tahun terakhir:
| Tahun | Penyaluran Kredit (Rp triliun) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| 2024 | 1.513,1 | +15,7 % |
| 2023 | 1.308,0 | +12,4 % |
Dengan hasil yang positif, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit lebih tinggi pada tahun berikutnya, sambil tetap memperhatikan kualitas aset dan manajemen risiko. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kondisi ekonomi global yang fluktuatif dan persaingan ketat di sektor perbankan, namun strategi inovatif dan fokus pada segmen yang berkembang diperkirakan dapat menjaga momentum pertumbuhan.
Keberhasilan ekspansi kredit ini tidak hanya meningkatkan profitabilitas Bank Mandiri, tetapi juga berkontribusi pada pendanaan proyek-proyek yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.