Setapak Langkah – 09 April 2026 | Di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 tengah merancang sebuah model sekolah satu atap yang akan menggabungkan tiga jenjang pendidikan formal, yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu lingkungan kampus.
Rencana tersebut bertujuan untuk mempermudah transisi antar jenjang, mengoptimalkan penggunaan fasilitas, serta menurunkan biaya operasional. Dengan satu gedung utama yang dilengkapi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan area olahraga yang dapat diakses bersama, siswa dapat merasakan kontinuitas belajar tanpa harus berpindah-pindah tempat.
Beberapa poin penting dalam konsep satu atap tiga jenjang ini meliputi:
- Integrasi Kurikulum: Penyusunan silabus yang selaras antar tingkat sehingga materi dapat dibangun secara berurutan dan terstruktur.
- Fasilitas Bersama: Laboratorium sains, ruang seni, dan lapangan olahraga yang dapat dipakai oleh semua jenjang, mengurangi duplikasi investasi.
- Efisiensi Biaya: Pengelolaan administrasi, kebersihan, dan keamanan yang terpusat, sehingga anggaran dapat dialokasikan lebih banyak untuk program pembelajaran.
- Pendampingan Akademik: Guru senior dari SMA dapat memberikan bimbingan tambahan kepada siswa SD dan SMP, meningkatkan kualitas pembelajaran.
- Pengembangan Karakter: Kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan seluruh tingkatan siswa membantu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
Pihak pengelola SRT 9 menyatakan bahwa konsep ini masih dalam tahap perencanaan teknis dan keuangan. Konsultasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjarbaru serta stakeholder lokal sedang berlangsung untuk memastikan kelayakan dan keberlanjutan proyek.
Jika berhasil, model sekolah satu atap ini diharapkan menjadi contoh inovasi pendidikan di wilayah Kalimantan Selatan, sekaligus meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat Banjarbaru.