Setapak Langkah – 04 April 2026 | Jawa Timur kembali dihadapkan pada kasus kesehatan yang melibatkan ribuan peserta program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sekitar 135 siswa beserta sejumlah guru dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disediakan dalam program tersebut.
Gejala yang muncul meliputi mual, muntah, diare, dan keluhan perut lainnya. Beberapa korban juga mengeluhkan pusing serta rasa lemah. Pihak rumah sakit setempat langsung memberikan penanganan medis, dan mayoritas pasien kini berada dalam kondisi stabil.
Berikut rangkaian kronologis singkat yang berhasil dipetakan:
- Hari Senin, pukul 08.00 WIB: Siswa dan guru mulai mengonsumsi makanan MBM di beberapa sekolah di wilayah Jawa Timur.
- Hari Selasa, pukul 10.30 WIB: Laporan pertama tentang gejala keracunan diterima oleh pihak sekolah.
- Hari Selasa, pukul 12.00 WIB: Tim medis dikerahkan ke sekolah-sekolah yang terdampak.
- Hari Rabu, pukul 09.00 WIB: Dinas Kesehatan setempat melakukan investigasi awal terhadap sumber makanan.
Pihak berwenang menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi penyebab pasti, baik itu kontaminasi bahan baku, proses pengolahan, maupun faktor lain yang berkontribusi.
Dalam upaya mencegah kejadian serupa, dinas pendidikan dan kesehatan daerah mengumumkan langkah-langkah berikut:
- Penarikan semua paket makanan MBG yang masih berada di sekolah.
- Pemeriksaan menyeluruh terhadap pemasok bahan makanan.
- Peningkatan prosedur kebersihan dan kontrol kualitas di dapur sekolah.
- Penyuluhan gizi dan keamanan pangan bagi staf katering.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan publik terhadap program bantuan gizi yang selama ini menjadi andalan banyak keluarga. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, melaporkan gejala yang muncul, serta menunggu hasil investigasi resmi.