Setapak Langkah – 06 April 2026 | National Transfer Accounts (NTA) merupakan kerangka kerja statistik yang mengukur aliran sumber daya antar generasi dalam suatu negara. Dengan menelusuri pendapatan, konsumsi, tabungan, dan transfer antar kelompok usia, NTA membantu pemerintah memahami beban ekonomi yang dialami oleh masing-masing generasi, termasuk mereka yang berada di antara dua tanggung jawab utama: merawat anak-anak dan orang tua, atau yang dikenal sebagai “sandwich generation“.
Data NTA menunjukkan bahwa beban finansial pada kelompok usia 35-55 tahun meningkat signifikan karena kombinasi biaya pendidikan, perumahan, dan perawatan kesehatan lansia. Pemerintah, dengan mengacu pada temuan NTA, berencana merancang kebijakan yang menyeimbangkan distribusi manfaat pembangunan sehingga kelompok ini tidak tertekan secara berlebihan.
Berikut beberapa kebijakan yang dirumuskan berdasarkan hasil NTA:
- Subsidi Pendidikan dan Kesehatan Anak: Penyesuaian tunjangan pendidikan serta subsidi layanan kesehatan dasar untuk anak-anak di bawah 18 tahun.
- Keringanan Pajak bagi Rumah Tangga dengan Dua Tanggung Jawab: Pengurangan tarif pajak penghasilan bagi rumah tangga yang memiliki anggota usia produktif dan orang tua yang sudah pensiun.
- Peningkatan Pensiun Minimum: Menyesuaikan besaran pensiun agar tidak menjadi beban tambahan bagi anak-anak yang masih bergantung pada pendapatan orang tua.
- Program Perawatan Lansia Terjangkau: Pengembangan fasilitas perawatan harian dengan biaya subsidi, serta bantuan pembiayaan perawatan jangka panjang.
- Dukungan Perumahan: Skema KPR bersubsidi khusus bagi keluarga yang menanggung dua generasi, dengan suku bunga rendah dan persyaratan fleksibel.
Selain kebijakan fiskal, pemerintah juga menyiapkan mekanisme evaluasi berkelanjutan. Setiap tiga tahun, data NTA akan diperbarui dan dianalisis untuk menilai efektivitas kebijakan serta mengidentifikasi kebutuhan baru yang muncul.
Dengan pendekatan berbasis data ini, diharapkan beban sandwich generation dapat terkelola secara lebih adil, sekaligus meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat melalui distribusi manfaat pembangunan yang lebih merata.