Setapak Langkah – 03 April 2026 | Pada tanggal tertentu, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Bekasi mengalami kebakaran hebat yang menimbulkan kepanikan di sekitar wilayah tersebut. Kebakaran ini langsung memicu respons cepat dari pihak kepolisian setempat yang kemudian menugaskan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab pastinya.
Polisi mengamankan lokasi kejadian dan menutup akses publik sementara tim forensik melakukan pengumpulan bukti. Langkah-langkah utama yang diambil oleh Labfor antara lain:
- Mengamankan area kebakaran untuk mencegah kontaminasi bukti.
- Mengumpulkan sampel material yang terbakar, termasuk sisa tabung LPG, komponen instalasi, dan bahan bakar.
- Menggunakan teknik analisis kimia dan fisika untuk mendeteksi jejak penyebab api, seperti kebocoran gas atau sumber listrik yang korsleting.
- Menelusuri rekaman CCTV sekitar area untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan sebelum terjadinya kebakaran.
- Mewawancarai saksi mata, petugas SPBE, dan tenaga kerja yang berada di lokasi saat kebakaran terjadi.
Hasil sementara penyelidikan menunjukkan bahwa tidak ada indikasi serangan kriminal atau sabotase. Namun, potensi kebocoran gas atau kegagalan peralatan teknis tetap menjadi fokus utama. Pemerintah daerah dan pihak pengelola SPBE diharapkan memberikan penjelasan resmi setelah laporan akhir Labfor selesai.
Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan infrastruktur energi cair di wilayah perkotaan. Pengawasan ketat terhadap prosedur operasional, pemeliharaan rutin, serta pelatihan tanggap darurat bagi tenaga kerja menjadi hal yang semakin penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.