Setapak Langkah – 09 April 2026 | Jogja Printing Expo 2026 resmi dibuka pada hari pembukaan yang diselenggarakan secara bersamaan dengan rangkaian event besar lainnya, yaitu Jogja Food & Beverage Expo, Jogja Pack & Process Expo, serta Jogja All Tea Expo 2026. Peluncuran ini menandai komitmen Yogyakarta sebagai pusat inovasi dan kolaborasi lintas sektor, khususnya bagi industri grafika yang sedang mengalami transformasi digital.
Acara ini menampilkan lebih dari 200 peserta, meliputi produsen peralatan cetak, penyedia bahan baku, layanan desain, serta startup teknologi yang menawarkan solusi otomatisasi dan ramah lingkungan. Selain itu, para pengunjung dapat menyaksikan demonstrasi mesin cetak terbaru, workshop tentang teknik cetak offset, digital, dan serigrafi, serta panel diskusi yang membahas tren pasar, sustainability, dan peluang ekspor.
Fokus Utama Expo
- Kolaborasi lintas industri: Mengintegrasikan kebutuhan grafika dengan sektor makanan & minuman, kemasan, dan teh untuk menciptakan sinergi produk yang lebih inovatif.
- Inovasi teknologi: Memperkenalkan printer berbasis AI, tinta biodegradable, serta sistem manajemen warna berbasis cloud.
- Sustainability: Menyoroti praktik produksi yang mengurangi limbah, penggunaan energi terbarukan, dan daur ulang material cetak.
- Pengembangan SDM: Pelatihan keterampilan digital bagi tenaga kerja grafika lokal serta beasiswa bagi mahasiswa desain.
Jadwal Kunci
| Hari | Kegiatan | Waktu |
|---|---|---|
| Hari 1 | Pembukaan bersama semua expo | 09.00–12.00 |
| Hari 2 | Workshop cetak digital & offset | 10.00–17.00 |
| Hari 3 | Panel inovasi sustainability | 09.30–11.30 |
| Hari 4 | Kompetisi desain grafis & penghargaan inovasi | 13.00–16.00 |
| Hari 5 | Networking & penutupan | 10.00–15.00 |
Dengan menggabungkan empat expo sekaligus, penyelenggara berharap dapat menciptakan ekosistem bisnis yang terintegrasi, memperluas jaringan pemasok, serta membuka peluang pasar baru bagi produsen grafika Yogyakarta. Diharapkan pula bahwa kolaborasi ini akan meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional dan internasional.
Para pelaku industri, akademisi, serta pengunjung umum diundang untuk berpartisipasi aktif, menjelajahi inovasi terbaru, dan membangun kemitraan strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan Istimewa Yogyakarta.