Setapak Langkah – 11 April 2026 | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya baru‑baru ini mengajukan usulan kepada Pemerintah Kota untuk melibatkan Koperasi Merah Putih dalam program pasar murah yang rutin dilaksanakan di beberapa wilayah kota. Usulan tersebut bertujuan memperluas jangkauan distribusi sembako berharga terjangkau serta memaksimalkan peran koperasi sebagai agen distribusi di tingkat akar rumput.
- Meningkatkan volume distribusi sembako hingga 20 % dibandingkan tahun sebelumnya.
- Menurunkan harga jual rata‑rata sebesar 5‑7 % karena pengurangan biaya perantara.
- Mendorong partisipasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam rantai pasokan.
Berikut perkiraan dampak kuantitatif yang diharapkan:
| Indikator | Target 2024 |
|---|---|
| Jumlah pasar murah yang melibatkan koperasi | 12 lokasi |
| Volume sembako yang didistribusikan (ton) | 1.200 |
| Penurunan rata‑rata harga (Rp/kg) | 5 % |
Ketua Fraksi PKS di DPRD Surabaya, Ahmad Fauzi, menyatakan, “Kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis untuk menanggulangi masalah harga pangan dan sekaligus menguatkan ekonomi lokal.” Sementara itu, Sekretaris DPRD menekankan perlunya koordinasi intensif antara dinas terkait, koperasi, dan pihak pasar untuk menjamin kelancaran pelaksanaan.
Pemerintah Kota Surabaya masih meninjau usulan tersebut dan dijadwalkan akan mengeluarkan keputusan dalam rapat kerja mendatang. Jika disetujui, program ini diharapkan dapat menjadi model bagi kota‑kota lain dalam mengoptimalkan peran koperasi dalam penyediaan kebutuhan dasar masyarakat.