histats

BRIN Sebut Fenomena Viral di Langit Lampung sebagai Sampah Antariksa Terkait Roket China

BRIN Sebut Fenomena Viral di Langit Lampung sebagai Sampah Antariksa Terkait Roket China

Setapak Langkah – 05 April 2026 | Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menanggapi video yang beredar luas di media sosial menampilkan cahaya melintas di langit Lampung. Menurutnya, fenomena tersebut bukan meteorit atau balon, melainkan sampah antariksa yang masuk kembali ke atmosfer Bumi.

Video tersebut menampilkan jejak cahaya putih bersinar selama beberapa detik, bergerak lurus dari arah barat laut ke tenggara. Rekaman diambil pada sore hari dan memperlihatkan objek yang tampak stabil dalam lintasannya, menandakan bahwa ia berada pada ketinggian tinggi sebelum terbakar di atmosfer.

Thomas menjelaskan bahwa sampah antariksa berupa bagian roket atau satelit yang sudah tidak berfungsi dapat kembali ke atmosfer setelah mengorbit selama bertahun‑tahun. Ketika masuk, gesekan dengan udara menghasilkan temperatur tinggi sehingga objek terbakar dan menimbulkan jejak cahaya yang mirip dengan meteor.

  • Jenis sampah antariksa yang umum: tahap pertama roket, panel panel surya, dan struktur satelit.
  • Proses masuk kembali: objek meluncur dengan kecepatan lebih dari 7 km/detik, menghasilkan suhu lebih dari 2.000°C.
  • Hasil pembakaran: sebagian besar material terurai menjadi partikel halus yang jatuh sebagai hujan meteor atau menguap total.

Profesor Djamaluddin menambahkan bahwa pada periode yang sama, China meluncurkan roket Long March 5B yang diketahui meninggalkan inti roketnya di orbit. Pada bulan Agustus 2023, bagian inti tersebut kembali masuk ke atmosfer dan menimbulkan kilatan serupa yang dilaporkan di beberapa wilayah dunia. Karena kesamaan waktu peluncuran dan lintasan orbit, BRIN mengindikasikan kemungkinan kuat bahwa cahaya yang terlihat di Lampung berhubungan dengan sisa roket China tersebut.

Pihak berwenang di Lampung telah melakukan koordinasi dengan TNI‑AU untuk memantau pergerakan objek tersebut dan memastikan tidak menimbulkan bahaya bagi penerbangan sipil. Hingga kini, tidak ada laporan kerusakan atau cedera yang dilaporkan.

BRIN menegaskan pentingnya pengawasan ruang angkasa dan kolaborasi internasional dalam mengelola sampah antariksa. Badan tersebut mengusulkan peningkatan sistem pelacakan serta kerja sama dengan lembaga antariksa lain untuk memprediksi kembali masuknya objek-objek serupa di masa mendatang.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *