Setapak Langkah – 06 April 2026 | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus melanjutkan proses pendataan korban dan kerusakan akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada minggu ini. Tim lapangan telah menyebar ke beberapa kecamatan terdampak, termasuk Kabupaten Cianjur Utara, Cianjur Selatan, dan daerah sekitar Sungai Citarum.
Berikut ini ringkasan temuan sementara yang berhasil dikumpulkan:
- Total rumah yang terdampak: sekitar 1.200 unit, dengan 350 unit mengalami kerusakan struktural berat.
- Jumlah keluarga yang membutuhkan bantuan segera: sekitar 2.800 keluarga.
- Korban luka-luka ringan: 45 orang, yang telah dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.
- Petani yang kehilangan lahan tanam: sekitar 150 hektar lahan pertanian terendam.
Tim BPBD juga mencatat bahwa beberapa wilayah masih mengalami pemadaman listrik dan terganggunya jaringan telekomunikasi, yang menyulitkan proses verifikasi data secara real time. Untuk mengatasi hal tersebut, mereka menggunakan aplikasi pencatatan berbasis offline yang kemudian akan diunggah ke server pusat setelah koneksi tersedia.
Langkah selanjutnya meliputi:
- Penyebaran tim pendata tambahan ke daerah-daerah yang belum terjangkau.
- Koordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk penyediaan bantuan pangan, sandang, dan obat-obatan.
- Pengumpulan data kerusakan infrastruktur publik, termasuk jalan, jembatan, dan fasilitas umum.
- Penyusunan laporan komprehensif untuk diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mengamankan alokasi anggaran bantuan.
BPBD Cianjur menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proses pendataan secepat mungkin agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Masyarakat diharapkan untuk melaporkan kondisi terkini melalui posko penanggulangan bencana yang telah dibuka di tiap kecamatan.