Setapak Langkah – 14 Mei 2026 | Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses rumah yang terjangkau dan inklusif melalui program Himbara. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan perumahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah dengan permintaan tinggi.
Himbara (Housing and Building Association) merupakan kerangka kerja kolaboratif yang melibatkan BUMN, lembaga keuangan, serta pemerintah daerah. Tujuan utama adalah menyederhanakan proses pembiayaan, mempercepat pembangunan unit rumah, dan menyediakan skema subsidi yang terjangkau.
- Meningkatkan alokasi dana BUMN untuk proyek perumahan bersubsidi.
- Menjalin kemitraan strategis dengan bank pembangunan untuk menurunkan suku bunga kredit rumah.
- Memperkenalkan mekanisme pembelian tanah yang lebih fleksibel bagi pengembang BUMN.
- Memberikan insentif pajak bagi pembeli rumah pertama kali.
| Tahun | Target Unit Hunian |
|---|---|
| 2024 | 50.000 |
| 2025 | 75.000 |
| 2026 | 75.000 |
Program ini juga menekankan aspek inklusif dengan menyediakan pilihan rumah yang dapat diakses oleh berbagai lapisan pendapatan, termasuk rumah susun sederhana, rumah tapak, dan rumah cluster. Dony Oskaria menambahkan bahwa keberhasilan Himbara sangat bergantung pada sinergi antara sektor publik dan swasta, serta komitmen kuat untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada.
Dengan langkah ini, diharapkan Indonesia dapat menurunkan angka rumah tidak layak huni dan memperkuat fondasi ekonomi rumah tangga melalui kepemilikan properti yang lebih luas.