Setapak Langkah – 10 April 2026 | Pemerintah Provinsi Banten telah menurunkan 21 petani milenial untuk mengikuti program magang pertanian di Jepang selama satu hingga dua tahun. Program ini merupakan bagian dari upaya provinsi untuk mempercepat adopsi teknologi pertanian modern dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian lokal.
Para peserta magang akan ditempatkan di berbagai institusi pertanian Jepang yang fokus pada inovasi seperti pertanian vertikal, sistem irigasi cerdas, serta penggunaan sensor dan data analitik dalam pengelolaan lahan. Selama masa magang, mereka diharapkan dapat mempelajari teknik budidaya terbaru, manajemen rantai pasok, dan strategi pemasaran hasil pertanian yang berkelanjutan.
Tujuan utama program ini meliputi:
- Mengakuisisi pengetahuan teknis dan praktis yang dapat diadaptasi di Banten.
- Meningkatkan kemampuan inovatif petani milenial dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
- Memperluas jaringan kerja sama antara institusi pertanian Indonesia dan Jepang.
- Mendorong penerapan teknologi tinggi untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Setelah menyelesaikan magang, peserta diwajibkan untuk menyusun laporan hasil belajar dan menyampaikan rekomendasi implementasi di daerah asal masing‑masing. Pemerintah Provinsi Banten berencana mengintegrasikan temuan tersebut ke dalam program pelatihan pertanian lokal serta kebijakan pendukung inovasi.
Program magang ini didanai melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Banten, Kementerian Pertanian, dan kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Diharapkan, melalui inisiatif ini, sektor pertanian Banten dapat bertransformasi menjadi lebih kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas.