Setapak Langkah – 04 April 2026 | Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan bahwa timnya akan mengadopsi taktik low block ketika menghadapi Maluku Utara dalam laga pekan ini. Keputusan tersebut diambil setelah salah satu pemain inti Arema harus absen karena cedera, memaksa sang pelatih menyesuaikan pola permainan.
Low block merupakan strategi di mana sejumlah pemain menumpuk di zona pertahanan sendiri, menutup ruang bagi lawan untuk menembus lini belakang. Santos menekankan bahwa taktik ini akan memberikan Arema keunggulan defensif sekaligus memaksa Malut bermain lebih agresif di depan, menciptakan peluang serangan balik yang cepat.
- Alasan taktik: Ketiadaan pemain kunci mengurangi opsi serangan langsung, sehingga penekanan pada pertahanan terkoordinasi menjadi prioritas.
- Target utama: Menghalau serangan Malut di zona tengah dan sayap, sambil menyiapkan penyerang sayap untuk memanfaatkan ruang kosong pada serangan balik.
- Ekspektasi hasil: Menjaga kebobolan minimal, mengandalkan gol dari set-piece atau peluang tunggal.
Jika taktik ini berhasil, Arema berharap dapat mengamankan tiga poin penting meski tanpa kehadiran pemain andalannya. Sebaliknya, kegagalan dalam menerapkan low block dapat membuka celah bagi Maluku Utara untuk mencetak gol dan menguasai pertandingan.