Setapak Langkah – 24 Agustus 2026 | Salon “Go Guangdong, Go Global” edisi 2026 yang diselenggarakan di Guangzhou, China, menjadi ajang penting bagi delegasi Indonesia untuk menjalin kerja sama ekonomi dengan provinsi Guangdong. Acara ini diorganisir oleh pemerintah provinsi Guangdong bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Indonesia serta berbagai asosiasi bisnis.
Delegasi Indonesia terdiri atas 30 pebisnis, pejabat pemerintah daerah, dan perwakilan institusi pendidikan yang fokus pada sektor manufaktur, teknologi, agribisnis, serta pariwisata. Selama tiga hari, mereka mengikuti serangkaian pertemuan satu‑lawan‑satu, pameran produk, dan sesi presentasi tentang peluang investasi di kawasan Pearl River Delta.
Berikut agenda utama salon:
- Hari pertama: sambutan pembukaan, penjelasan kebijakan investasi Guangdong, serta pameran produk unggulan provinsi.
- Hari kedua: forum diskusi panel tentang digitalisasi industri, energi terbarukan, dan rantai pasok pangan.
- Hari ketiga: kunjungan ke zona ekonomi khusus dan penandatanganan nota kesepahaman.
Di sisi Indonesia, Menteri Perdagangan, Bahlil Lahadalia, menekankan pentingnya diversifikasi pasar ekspor serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia. Ia juga mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan fasilitas insentif pajak yang disediakan Guangdong bagi perusahaan asing.
Beberapa perusahaan Indonesia yang hadir, seperti PT Indofood Sukses Makmur dan PT Unilever Indonesia, menyatakan minat untuk memperluas jaringan distribusi di wilayah Guangdong. Sementara startup fintech dan agritech berencana menguji model bisnis mereka melalui kolaborasi dengan mitra lokal.
Acara ini ditutup dengan penandatanganan lima nota kesepahaman yang mencakup bidang teknologi informasi, pertanian modern, energi bersih, pariwisata budaya, serta pendidikan vokasi. Diharapkan, dalam jangka waktu tiga tahun ke depan, kolaborasi ini akan menghasilkan peningkatan volume perdagangan bilateral hingga 15 persen.