Setapak Langkah – 20 Juli 2026 | Pengamat sepak bola Indonesia, Justinus Laksana yang lebih dikenal dengan sebutan Coach Justin, baru-baru ini mengungkapkan harapannya agar Lionel Messi memimpin Argentina meraih gelar juara pada Piala Dunia 2026. Menurut Coach Justin, kemenangan tersebut dapat menyelesaikan perdebatan panjang mengenai siapa pemain terbaik sepanjang masa (GOAT) di dunia sepak bola.
Coach Justin menilai bahwa meskipun Messi telah mengumpulkan segudang prestasi, termasuk tujuh Ballon d’Or, satu gelar utama yang masih belum dimiliki adalah trofi Piala Dunia. “Jika Messi berhasil membawa Argentina menjuarai turnamen terbesar ini, maka tidak ada lagi argumen yang bisa menyinggung kehebatan dirinya,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
Beberapa faktor yang mendukung harapan tersebut antara lain:
- Pengalaman internasional Messi yang kini berusia 36 tahun, masih dalam kondisi fisik yang terjaga berkat program kebugaran yang ketat.
- Kesempatan bermain bersama generasi muda berbakat, seperti Julián Álvarez dan Enzo Fernández, yang dapat menambah dinamika serangan tim.
- Penempatan Piala Dunia 2026 di tiga negara Amerika Utara (Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko) yang menawarkan fasilitas dan iklim yang bersahabat bagi pemain asal Amerika Selatan.
Namun, tidak semua pihak sepakat dengan pandangan Coach Justin. Beberapa analis berpendapat bahwa usia Messi yang semakin bertambah akan menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menghadapi tim-tim dengan kecepatan tinggi. Meski begitu, tekad Messi untuk terus berkompetisi di level tertinggi tetap kuat, terbukti dengan kontrak terbarunya bersama Inter Miami di Major League Soccer.
Jika harapan Coach Justin terwujud, dampaknya tidak hanya akan terasa di dunia sepak bola, tetapi juga pada industri komersial. Penjualan merchandise, hak siar televisi, dan sponsor global diperkirakan akan mengalami lonjakan signifikan, mengingat popularitas Messi yang melampaui batas geografis.
Terlepas dari hasil akhir turnamen, aspirasi Coach Justin menegaskan betapa pentingnya satu pencapaian utama bagi legenda Argentina ini. Sebuah kemenangan pada Piala Dunia 2026 berpotensi menutup lembaran perdebatan GOAT, sekaligus menambah babak baru dalam warisan sepak bola dunia.