Setapak Langkah – 12 Juni 2026 | Pelatih Tim Nasional Afrika Selatan, Hugo Broos, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya terpaksa menyelesaikan pertandingan dengan hanya sembilan pemain. Insiden ini terjadi dalam laga persahabatan internasional yang berlangsung pada pekan ini, di mana tim Afrika Selatan menghadapi lawan yang sama kuatnya.
Berikut beberapa poin penting terkait insiden tersebut:
- Waktu kejadian: Kartu merah pertama diberikan pada menit ke-30, yang kedua pada menit ke-55.
- Pemain yang dikeluarkan: Pemain bertahan senior dan gelandang tengah yang menjadi tulang punggung tim.
- Alasan kartu merah: Kedua pelanggaran dianggap keras dan melanggar aturan fair play.
- Reaksi pelatih: Hugo Broos menilai keputusan wasit terlalu keras dan tidak konsisten dengan standar pertandingan internasional.
- Dampak pada tim: Dengan hanya sembilan pemain, Afrika Selatan kesulitan mengendalikan alur permainan dan akhirnya harus menelan kekalahan 0-2.
Broos menegaskan bahwa meskipun berada dalam kondisi kurang menguntungkan, timnya tetap berusaha bermain dengan sportivitas tinggi. Ia berharap keputusan serupa tidak terulang pada kompetisi penting seperti fase grup Piala Dunia yang akan datang.
Federasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) kini berencana mengajukan banding resmi kepada Komite Penyelenggara Pertandingan (CPC) terkait keputusan wasit. Jika banding berhasil, hal ini berpotensi memicu peninjauan kembali kebijakan pemberian kartu merah pada level internasional.