Setapak Langkah – 14 Mei 2026 | Sejumlah 898 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari Kabupaten Tulungagung baru-baru ini memulai program magang kerja di luar negeri. Program ini diselenggarakan bekerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta beberapa mitra industri internasional.
Tujuan utama magang ini adalah memberikan pengalaman kerja nyata di lingkungan global, meningkatkan kompetensi teknis peserta, serta memperluas jaringan profesional mereka. Siswa yang terpilih akan ditempatkan di perusahaan atau institusi di negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Singapura selama periode tiga hingga enam bulan.
Proses seleksi melibatkan tes kompetensi, wawancara, serta penilaian kemampuan bahasa asing. Dari total pendaftar, hanya 10% yang berhasil masuk program, menandakan tingkat kompetisi yang tinggi.
| Program | Jumlah Peserta |
|---|---|
| Magang di Jepang | 250 |
| Magang di Korea Selatan | 200 |
| Magang di Australia | 180 |
| Magang di Singapura | 168 |
Para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama masa pendidikan SMK, seperti teknik otomotif, teknologi informasi, pariwisata, dan agribisnis, dalam proyek-proyek nyata di perusahaan tuan rumah.
Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, Budi Santoso, menyatakan bahwa program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan SMK daerah serta menurunkan angka pengangguran pemuda. Ia juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari dunia usaha untuk memperluas kesempatan magang di masa depan.
Selain manfaat bagi peserta, program ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi industri mitra, yang mendapatkan tenaga kerja terampil dengan biaya relatif lebih rendah serta perspektif baru dari budaya Indonesia.
Setelah menyelesaikan magang, para siswa akan kembali ke Indonesia dengan sertifikat resmi dan laporan pengalaman, yang dapat menjadi nilai tambah dalam pencarian kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.