Setapak Langkah – 14 Mei 2026 | Wakil Menteri Pertahanan, Muhammad Hanif Dhakiri, resmi menetapkan lima ratus pegawai negeri sipil (ASN) dari Provinsi Sulawesi Selatan sebagai Komcad (Komunitas Cadangan) pertama di Indonesia. Penetapan ini diumumkan dalam acara yang dihadiri perwakilan pemerintah daerah dan unsur pertahanan.
Kompad merupakan program yang menyiapkan ASN untuk berperan sebagai cadangan dalam rangka memperkuat kemampuan pertahanan negara. Peserta program diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis baik dalam situasi darurat maupun dalam pembangunan nasional.
Penetapan 500 ASN Sulsel sebagai Komcad menandai langkah penting bagi provinsi yang baru saja menjadi provinsi pertama yang mengimplementasikan kebijakan ini. Dengan latar belakang geografis yang strategis, Sulawesi Selatan diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengintegrasikan sumber daya manusia ke dalam sistem pertahanan.
Proses seleksi dan pelatihan Komcad terdiri dari beberapa tahap:
- Pengajuan data pribadi dan riwayat pekerjaan oleh masing‑masing ASN.
- Verifikasi kelayakan oleh Tim Seleksi Nasional.
- Pembekalan dasar pertahanan dan keamanan selama tiga hari.
- Pelatihan lanjutan khusus bidang yang relevan (misalnya logistik, teknologi informasi, medis) selama enam bulan.
- Penempatan pada unit pertahanan daerah atau lembaga terkait sesuai keahlian.
Berikut ini ringkasan jadwal pelaksanaan program Komcad 2024 untuk ASN Sulsel:
| Tahap | Waktu |
|---|---|
| Pengajuan & Verifikasi | Juli – Agustus 2024 |
| Pembekalan Dasar | September 2024 |
| Pelatihan Lanjutan | Oktober 2024 – Maret 2025 |
| Penempatan & Aktivasi | April 2025 |
Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan nasional, sekaligus memberikan peluang pengembangan kompetensi bagi ASN. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas program Komcad ke provinsi lain dalam beberapa tahun ke depan.