Setapak Langkah – 13 Mei 2026 | Menko Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat program bantuan sosial (Bansos) dan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai strategi utama menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem hingga nol persen.
- Bantuan Sosial: Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) diperluas cakupannya, dengan prioritas pada wilayah dengan indeks kemiskinan tinggi.
- Dukungan UMKM: Pemerintah menyediakan fasilitas pembiayaan melalui bank milik negara, serta pelatihan manajemen bisnis dan pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing.
- Kolaborasi Lintas Sektor: Kementerian terkait bekerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan organisasi non‑pemerintah untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Muhaimin menambahkan bahwa target nol persen kemiskinan ekstrem bukan sekadar slogan, melainkan agenda yang didukung oleh alokasi anggaran yang signifikan dan mekanisme monitoring berbasis teknologi informasi. Pemerintah juga mengoptimalkan penggunaan data real‑time untuk mengidentifikasi keluarga yang paling membutuhkan bantuan.
Dengan sinergi antara bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, diharapkan masyarakat berpenghasilan rendah dapat meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada bantuan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.