Setapak Langkah – 13 Mei 2026 | Cak Imin, Gubernur Jawa Barat, mengajukan usulan alokasi anggaran sebesar satu triliun rupiah untuk memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif. Usulan ini disampaikan dalam rapat koordinasi antar kementerian dan diharapkan dapat menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi nasional.
Tujuan dan Sasaran
Anggaran tersebut akan diarahkan kepada tiga bidang utama: penyediaan modal kerja bagi UMKM, peningkatan akses pasar melalui digitalisasi, dan dukungan pendanaan bagi pelaku ekonomi kreatif seperti seni, desain, serta industri budaya.
Target Penurunan Kemiskinan
Pemerintah memperkirakan bahwa dengan pelaksanaan program ini, tingkat kemiskinan di Indonesia dapat turun hingga lima persen dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Penurunan ini diharapkan tercapai melalui peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja baru.
Strategi Implementasi
- Penyaluran dana melalui lembaga keuangan mikro dan bank daerah.
- Penyediaan pelatihan kewirausahaan dan digital marketing bagi pelaku UMKM.
- Pembentukan inkubator dan akselerator untuk startup kreatif.
- Penguatan jaringan distribusi produk lokal ke pasar domestik dan internasional.
Respons Pemerintah dan Publik
Berbagai kementerian, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan Cak Imin. Sektor swasta dan organisasi masyarakat sipil juga menyambut baik inisiatif tersebut, menilai bahwa alokasi dana sebesar itu dapat memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi inklusif.