Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Air Services Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp107 miliar pada kuartal pertama tahun 2026, meningkat 78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini dipicu oleh perbaikan signifikan pada pendapatan operasional dan ekuitas perusahaan.
Pendapatan bersih GMF mencapai Rp1,02 triliun, naik sekitar 30 persen YoY, sementara margin laba bersih meluas menjadi 10,5 persen. Peningkatan ekuitas tercermin dari penambahan laba ditahan sebesar Rp45 miliar, yang memperkuat posisi modal perusahaan.
Faktor utama yang mendukung pertumbuhan meliputi:
- Ekspansi layanan perawatan pesawat komersial dan militer.
- Penambahan kontrak jangka panjang dengan maskapai domestik dan internasional.
- Optimalisasi biaya operasional melalui digitalisasi proses maintenance.
Berikut rangkuman kunci keuangan kuartal I 2026:
| Item | Q1 2025 | Q1 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp60 miliar | Rp107 miliar | +78% |
| Pendapatan | Rp785 miliar | Rp1,02 triliun | +30% |
| Ekuitas | Rp1,45 triliun | Rp1,55 triliun | +7% |
Analisis para pakar menyebutkan bahwa kinerja kuat GMF mencerminkan pemulihan sektor aviasi pasca pandemi serta keberhasilan strategi diversifikasi layanan. Diharapkan profitabilitas akan terus meningkat pada kuartal berikutnya seiring dengan pertumbuhan permintaan perawatan pesawat dan penambahan basis klien.