Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | Seorang warga negara Amerika Serikat yang sedang berlibur di kapal pesiar milik Belanda dinyatakan positif terinfeksi hantavirus setelah kembali ke negaranya. Pasien tersebut merupakan bagian dari penumpang yang melakukan perjalanan lintas samudra selama dua minggu terakhir.
Hantavirus merupakan virus yang biasanya ditularkan melalui droplet udara yang mengandung kotoran atau urine tikus. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala flu berat hingga gagal pernapasan, sehingga memerlukan penanganan medis yang intensif.
Berikut ini rangkuman kronologis kejadian:
- Penumpang naik kapal pada awal April dan mengikuti tur wisata di beberapa pelabuhan Eropa.
- Selama perjalanan, beberapa kru kapal melaporkan adanya peningkatan tikus di area dapur dan gudang makanan.
- Setelah kembali ke Amerika Serikat, pasien mengalami demam tinggi, nyeri otot, dan sesak napas.
- Hasil tes laboratorium di sebuah rumah sakit di negara bagian asalnya mengonfirmasi adanya infeksi hantavirus.
Pihak otoritas kesehatan kapal pesiar dan pemerintah Belanda segera melakukan penyelidikan. Langkah-langkah yang diambil meliputi:
- Pemeriksaan menyeluruh pada seluruh penumpang dan kru untuk mendeteksi potensi kasus lain.
- Pembersihan intensif dan desinfeksi area dapur serta tempat penyimpanan makanan.
- Pengawasan lingkungan untuk mengendalikan populasi tikus di kapal.
Pihak berwenang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan kapal, terutama di area penyimpanan makanan, serta edukasi kepada penumpang tentang cara menghindari kontak dengan hewan pengerat selama liburan.