Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menegaskan bahwa simpanan masyarakat di bank Indonesia tetap stabil meski terjadi gejolak ekonomi global. Dalam pernyataan terbarunya, LPS mengungkapkan bahwa total simpanan nasabah dengan nilai di atas Rp5 miliar justru mengalami kenaikan signifikan sebesar 21,6 persen pada Maret 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap sistem perbankan domestik masih kuat, meskipun pasar internasional menghadapi volatilitas tinggi akibat kebijakan moneter ketat, inflasi yang belum terkendali, dan ketidakpastian geopolitik. LPS menambahkan bahwa penjaminan simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah tetap menjadi jaminan utama bagi para depositor.
Berikut ringkasan pertumbuhan simpanan berdasarkan kategori nilai:
| Kategori Simpanan | Pertumbuhan (%) |
|---|---|
| Rp0 – Rp1 Miliar | 5,2 |
| Rp1 – Rp5 Miliar | 9,8 |
| > Rp5 Miliar | 21,6 |
Para analis menyebutkan beberapa faktor yang mendukung peningkatan tersebut, antara lain: (1) kebijakan moneter yang relatif stabil di Indonesia, (2) penurunan suku bunga deposito yang menarik bagi nasabah kaya, dan (3) peningkatan pendapatan per kapita yang mendorong akumulasi aset dalam bentuk tabungan. Dengan kondisi ini, LPS menegaskan kesiapan institusinya untuk terus melindungi simpanan publik bila diperlukan.