Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, menegaskan pentingnya klub-klub basket di liga untuk memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan, khususnya sekolah menengah.
Dalam pernyataan terbarunya, Junas menyampaikan bahwa kemitraan ini tidak hanya akan membuka jalur bakat muda ke tingkat profesional, tetapi juga meningkatkan peran sosial klub dalam komunitas.
- Program pelatihan bersama antara pelatih klub dan guru olahraga.
- Beasiswa atletik bagi siswa berprestasi dalam basket.
- Penyediaan fasilitas latihan di sekolah selama jam non‑pelajaran.
- Kegiatan turnamen antar‑sekolah yang disponsori oleh klub.
- Workshop tentang nilai sportivitas dan kesehatan.
Junas menambahkan bahwa IBL akan menyediakan modul kurikulum dan materi edukatif yang dapat diintegrasikan ke dalam pelajaran olahraga di sekolah. Ia berharap setiap klub dapat menugaskan “liaison officer” khusus yang bertugas menjalin komunikasi dengan pihak sekolah.
| Langkah | Deskripsi |
|---|---|
| 1. Identifikasi Sekolah Mitra | Klub melakukan survei wilayah dan memilih sekolah dengan potensi basket tinggi. |
| 2. Penandatanganan MoU | Kesepakatan resmi mencakup durasi, hak, dan kewajiban kedua belah pihak. |
| 3. Pelaksanaan Program | Pelatihan rutin, kompetisi, dan beasiswa dijalankan selama tahun ajaran. |
| 4. Evaluasi & Pelaporan | Setiap enam bulan dilakukan penilaian dampak dan penyesuaian program. |
Dengan inisiatif ini, diharapkan jumlah pemain muda yang berkompeten di tingkat nasional dapat meningkat, sekaligus memperkuat citra IBL sebagai pelopor pengembangan olahraga berbasis pendidikan.