Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | Petenis asal Serbia, Novak Djokovic, mengalami kegagalan mengejutkan di Internazionali BNL d’Italia 2026 ketika kalah di pertandingan pembuka turnamen di Roma. Menghadapi pemain muda Italia, Matteo Arnaldi, Djokovic terpaksa menyerah setelah dua set dengan skor 4-6, 3-6.
Kekalahan ini menandai keluar awal salah satu legenda tenis modern dari salah satu turnamen Grand Slam di tanah air. Sebelumnya, Djokovic menempati peringkat dua dunia dan diharapkan menjadi favorit utama untuk mengamankan gelar ketiga di Roma.
Berikut rangkuman statistik utama pertandingan:
| Statistik | Djokovic | Arnaldi |
|---|---|---|
| Ace | 2 | 5 |
| Double Fault | 4 | 1 |
| First Serve % | 62% | 71% |
| Break Points Won | 1/5 | 3/4 |
Para analis menilai bahwa performa servis Djokovic berada di bawah standar, sementara Arnaldi memanfaatkan peluang break point secara efektif. Selain itu, kondisi cuaca yang panas pada sore hari menambah beban fisik bagi pemain senior.
Reaksi Djokovic pasca pertandingan cukup tenang. Ia mengaku kecewa tetapi menekankan pentingnya memulihkan diri untuk sisa jadwal ATP, termasuk French Open yang akan datang. Pelatihnya, Goran Ivanišević, menambahkan bahwa tim akan mengevaluasi taktik servis dan mobilitas di lapangan.
Kekalahan ini membuka peluang bagi pemain lain memperbaiki posisi mereka di klasemen ATP. Dengan poin yang hilang, Djokovic berisiko kehilangan posisi peringkat dunia jika tidak meraih hasil lebih baik di turnamen berikutnya.
Para penggemar tenis Indonesia dan dunia menantikan penampilan Djokovic selanjutnya, mengingat reputasinya yang telah mengukir 24 gelar Grand Slam hingga kini.