Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa apresiasi yang tinggi terhadap pencapaian Bank Jatim pada tahun 2025. Ia menyoroti pertumbuhan kredit yang mencapai 46,65 persen, menandakan peningkatan signifikan dalam penyaluran pembiayaan kepada sektor riil.
Selain kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan kuat, yaitu 41,36 persen. DPK meningkat dari Rp 90,01 triliun menjadi Rp 127,24 triliun, memperkuat posisi likuiditas bank untuk mendukung pemberian kredit lebih lanjut.
| Indikator | 2024 | 2025 | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Kredit | Rp 75,35 triliun | Rp 110,50 triliun | 46,65 % |
| DPK | Rp 90,01 triliun | Rp 127,24 triliun | 41,36 % |
Khofifah menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh jajaran karyawan Bank Jatim serta sinergi dengan pemerintah provinsi. Ia mengajak bank untuk terus meningkatkan inklusi keuangan, khususnya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Jawa Timur.
Ke depan, Bank Jatim berencana memperluas jaringan layanan digital, meningkatkan literasi keuangan, dan menambah portofolio pembiayaan berkelanjutan. Harapan Gubernur Khofifah adalah agar pertumbuhan kredit dapat tetap berada pada jalur positif, sekaligus menjaga kualitas aset agar tetap sehat.