Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Rendang Asese, sebuah usaha kuliner yang bermula dari dapur sederhana di Padang, kini telah melangkah ke panggung internasional. Berkat program pendampingan yang diberikan oleh Bank Negara Indonesia (BNI), produk khas Minangkabau ini tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga menembus pasar ekspor.
Program BNI menyediakan serangkaian fasilitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Manfaat yang dirasakan oleh tim Rendang Asese meliputi:
- Pelatihan manajemen produksi dan kontrol kualitas.
- Pembekalan strategi pemasaran digital dan branding internasional.
- Akses permodalan dengan bunga kompetitif dan tenor fleksibel.
- Fasilitasi perijinan ekspor serta jaringan logistik terpercaya.
Setelah menyelesaikan fase persiapan, tim Rendang Asese mengikuti tiga langkah utama dalam proses ekspansi:
- Standarisasi produk: Mengadaptasi resep tradisional agar memenuhi standar keamanan pangan internasional tanpa mengorbankan cita rasa asli.
- Pembentukan tim penjualan luar negeri: Menggandeng agen distribusi di negara tujuan, dimulai dari Malaysia, Singapura, hingga Timur Tengah.
- Peluncuran kampanye pemasaran: Memanfaatkan media sosial, platform e‑commerce, dan pameran makanan internasional untuk memperkenalkan rendang Asese kepada konsumen global.
Hasilnya, dalam enam bulan pertama sejak peluncuran, volume penjualan meningkat sebesar 150 % dan nilai ekspor mencapai USD 200 ribu. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan BNI yang terus memantau kinerja, memberikan konsultasi reguler, serta menyiapkan dana cadangan untuk mengatasi fluktuasi nilai tukar.
Ke depan, Rendang Asese menargetkan penambahan pasar di Eropa dan Amerika Utara, serta pengembangan varian rasa yang disesuaikan dengan selera regional. Pendekatan berkelanjutan ini diharapkan dapat mengukir prestasi lebih tinggi bagi UMKM Indonesia di kancah global.