Setapak Langkah – 05 Mei 2026 | Harga emas Antam mengalami penurunan sebesar Rp 35.000 pada Selasa, 5 Mei 2026, sehingga harga per gram kini berada di level Rp 2.760.000. Penurunan ini mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang dipengaruhi oleh faktor global maupun domestik.
Berikut beberapa faktor yang berkontribusi pada penurunan harga tersebut:
- Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
- Kenaikan produksi logam mulia di negara-negara penambang utama.
- Pergerakan indeks saham yang menurunkan permintaan investasi pada aset safe‑haven.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, tabel di bawah ini menampilkan pergerakan harga emas Antam selama seminggu terakhir:
| Tanggal | Harga per Gram (Rp) |
|---|---|
| 29 April 2026 | 2.795.000 |
| 30 April 2026 | 2.790.000 |
| 1 Mei 2026 | 2.785.000 |
| 2 Mei 2026 | 2.775.000 |
| 3 Mei 2026 | 2.770.000 |
| 4 Mei 2026 | 2.795.000 |
| 5 Mei 2026 | 2.760.000 |
Selain harga jual, banyak konsumen yang juga memperhatikan harga buyback (pembelian kembali) emas Antam. Berikut daftar harga buyback di beberapa lokasi utama Jakarta:
- Jakarta Pusat: Rp 2.720.000 per gram
- Jakarta Selatan: Rp 2.715.000 per gram
- Jakarta Utara: Rp 2.710.000 per gram
- Jakarta Barat: Rp 2.705.000 per gram
- Jakarta Timur: Rp 2.700.000 per gram
Penurunan harga emas Antam dapat menjadi peluang bagi pembeli emas fisik yang ingin menambah cadangan investasi dengan biaya lebih rendah. Namun, bagi investor yang mengandalkan emas sebagai lindung nilai inflasi, fluktuasi harga tetap memerlukan pemantauan ketat.
Secara keseluruhan, pergerakan harga emas Antam pada awal Mei 2026 menunjukkan tren penurunan ringan yang dipicu oleh faktor makroekonomi. Pengamat pasar menyarankan agar konsumen dan investor tetap mengikuti perkembangan nilai tukar, kebijakan moneter, serta kondisi geopolitik yang dapat memengaruhi harga logam mulia di masa mendatang.