Setapak Langkah – 05 Mei 2026 | PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) melaporkan peningkatan laba bersih yang signifikan pada tahun buku 2025. Laba bersih perusahaan mencapai Rp185,3 miliar, naik 51 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan kinerja solid IIF dalam mengelola portofolio pembiayaan infrastruktur, yang terus mendapat dukungan dari pemerintah dan investor domestik. Strategi diversifikasi produk keuangan serta penekanan pada proyek infrastruktur prioritas menjadi faktor utama peningkatan profitabilitas.
Berikut ringkasan kinerja keuangan IIF dalam beberapa tahun terakhir:
| Tahun | Laba Bersih (Rp Miliar) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| 2023 | 122,3 | — |
| 2024 | 122,3 | 0% |
| 2025 | 185,3 | 51% |
Dengan laba bersih yang terus naik, IIF diproyeksikan dapat memperkuat posisi pasar dalam sektor pembiayaan infrastruktur, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor. Manajemen IIF menyatakan komitmen untuk memperluas jaringan mitra dan mengoptimalkan struktur pembiayaan guna mendukung proyek-proyek strategis nasional.
Para analis pasar menilai bahwa pertumbuhan laba bersih IIF dapat menjadi indikator positif bagi kesehatan sektor infrastruktur Indonesia, terutama mengingat kebutuhan besar akan pembangunan jalan, energi, dan fasilitas publik lainnya.