Setapak Langkah – 05 Mei 2026 | Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis data terbaru tentang perkembangan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut laporan tersebut, jumlah wisatawan yang berkunjung ke NTB selama periode terakhir mencapai 607.000 orang, menandakan lonjakan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya minat domestik maupun mancanegara terhadap destinasi alam eksotis yang ditawarkan NTB, seperti Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, dan Taman Nasional Komodo. Pemerintah provinsi juga telah melakukan berbagai upaya promosi dan perbaikan infrastruktur untuk mendukung arus kunjungan yang semakin ramai.
| Tahun | Jumlah Pengunjung |
|---|---|
| 2022 | 452.000 orang |
| 2023 | 607.000 orang |
Data tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 34,2% dalam satu tahun. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan rata‑rata pertumbuhan wisata nasional, yang menandakan NTB berhasil menjadi magnet utama bagi wisatawan yang mencari keindahan alam dan budaya lokal.
Beberapa faktor yang berkontribusi pada peningkatan ini antara lain:
- Peningkatan penerbangan domestik ke Bandara Internasional Lombok International Airport.
- Pengembangan paket wisata yang menggabungkan destinasi alam, budaya, dan kuliner.
- Kampanye promosi digital yang menargetkan pasar milenial.
- Peningkatan kualitas akomodasi, termasuk hotel berbintang dan villa ramah lingkungan.
Para pelaku industri pariwisata di NTB menyambut baik data ini dan berharap tren positif dapat terus berlanjut. Mereka menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan layanan bagi wisatawan.
Dengan dukungan kebijakan pemerintah, partisipasi aktif masyarakat, serta upaya berkelanjutan dalam pelestarian alam, NTB berpotensi menjadi destinasi unggulan yang dapat menarik lebih dari satu juta wisatawan dalam beberapa tahun ke depan.