Setapak Langkah – 09 April 2026 | Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo baru-baru ini menerima penghargaan Green Leadership atas kontribusinya dalam mempercepat transisi energi bersih di Indonesia. Penghargaan ini menegaskan komitmen PLN dalam mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) serta menurunkan jejak karbon perusahaan.
Tak hanya itu, pada periode yang sama, PLN berhasil meraih 11 sertifikasi PROPER Emas untuk tahun 2025. Sertifikasi ini mencerminkan pencapaian perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang memenuhi standar tertinggi.
Pencapaian Utama PLN 2025
- Penambahan kapasitas energi terbarukan mencapai 5.000 MW, mencakup pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan air.
- Reduksi emisi gas rumah kaca sebesar 25% dibandingkan baseline 2015, mendekatkan target Net Zero Emissions pada 2060.
- Peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi jaringan dan penggunaan teknologi AI untuk optimasi beban.
Berikut rangkuman sertifikasi PROPER Emas yang diperoleh PLN pada tahun 2025:
| No | Divisi/Unit | Bidang Penilaian |
|---|---|---|
| 1 | Divisi Pengembangan EBT | Pengelolaan Lingkungan |
| 2 | Divisi Operasi Jaringan | Keberlanjutan Operasional |
| 3 | Divisi Keuangan | Transparansi & Tata Kelola |
| 4 | Divisi Sumber Daya Manusia | Kesejahteraan Karyawan |
| 5 | Divisi Inovasi Teknologi | Pengembangan Teknologi Hijau |
| 6 | Divisi Pemasaran | Komunikasi ESG |
| 7 | Divisi Logistik | Manajemen Limbah |
| 8 | Divisi Pelayanan Pelanggan | Inklusi Energi |
| 9 | Divisi Keamanan Siber | Proteksi Data & Infrastruktur |
| 10 | Divisi Riset & Pengembangan | Inovasi Berkelanjutan |
| 11 | Divisi CSR | Dampak Sosial Positif |
Keberhasilan ini tidak lepas dari kebijakan strategis yang dipimpin Darmawan Prasodjo, antara lain peningkatan investasi pada proyek EBT, kolaborasi dengan sektor swasta, serta penerapan standar ESG yang ketat. Dengan langkah tersebut, PLN memperkuat posisinya sebagai pelopor energi bersih di Asia Tenggara.
Ke depan, PLN menargetkan penambahan 10.000 MW energi terbarukan pada 2030 serta mempercepat program dekarbonisasi untuk mencapai net zero emissions lebih awal dari jadwal nasional. Pencapaian Green Leadership dan PROPER Emas ini menjadi landasan penting bagi perusahaan dalam mewujudkan visi energi berkelanjutan.