Setapak Langkah – 08 April 2026 | Hujan dengan intensitas tinggi pada sore hari menurunkan beban air ke tanah di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Akibat penyerapan air yang berlebihan, lereng di sekitar permukiman runtuh dan menimbulkan longsor yang menimpa sejumlah rumah warga.
Berikut rangkaian kronologis kejadian yang telah dikumpulkan:
- 14:30 WIB – Hujan deras mulai mengguyur wilayah Sibolangit.
- 16:10 WIB – Warga melaporkan tanah di lereng mulai berderak.
- 16:45 WIB – Longsor terjadi, menimpa tiga rumah warga dan menimbulkan kerusakan jalan.
- 17:20 WIB – Tim SAR tiba di lokasi, menemukan lima korban meninggal dan dua orang terluka.
- 18:00 WIB – Posko darurat dibuka di Balai Desa Sembahe untuk menampung korban dan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang telah mengirimkan bantuan logistik berupa tenda, selimut, serta makanan pokok kepada keluarga korban. Selain itu, tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan survei untuk menilai stabilitas lereng dan merencanakan tindakan mitigasi jangka panjang.
Para ahli geologi mengingatkan bahwa perubahan iklim dan pola hujan yang tidak menentu meningkatkan risiko kejadian serupa di daerah berkemiring tinggi. Mereka menyarankan penanaman kembali vegetasi penahan tanah serta pembangunan sistem peringatan dini berbasis sensor curah hujan.
Warga yang terdampak diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Pemerintah daerah menegaskan bahwa evakuasi sukarela akan terus dilakukan hingga area dinyatakan aman.