Setapak Langkah – 08 April 2026 | Di era digital yang terus berkembang, pengelolaan arsip tidak lagi sekadar menyimpan dokumen fisik. Arsiparis kini menjadi garda terdepan dalam mengelola, melindungi, dan memanfaatkan data institusi secara efektif, terutama di lingkungan pendidikan tinggi.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyadari pentingnya peran tersebut dan menjalin kerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR) untuk memperkuat kompetensi tenaga kependidikan (tendik) dalam bidang arsip digital.
Program kolaboratif ini mencakup serangkaian pelatihan, workshop, dan pendampingan teknis yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis serta pemahaman strategis arsiparis. Berikut adalah poin-poin utama program tersebut:
- Penguatan Kompetensi Teknis: Pengenalan sistem manajemen arsip elektronik, standar metadata, dan keamanan data.
- Pengembangan Kebijakan Internal: Penyusunan prosedur pengelolaan arsip digital yang selaras dengan regulasi nasional.
- Pemanfaatan Arsip untuk Pengambilan Keputusan: Cara mengintegrasikan arsip digital ke dalam sistem informasi akademik untuk mendukung riset dan administrasi.
- Pelatihan Praktis: Simulasi pengarsipan dokumen elektronik, migrasi data legacy, dan audit arsip.
Jadwal pelatihan direncanakan selama tiga bulan, dengan tahapan sebagai berikut:
| Bulan | Kegiatan | Target Peserta |
|---|---|---|
| Juli | Workshop Dasar Manajemen Arsip Digital | Tendik tingkat pemula |
| Agustus | Pelatihan Lanjutan & Sertifikasi | Arsiparis senior |
| September | Evaluasi dan Implementasi Kebijakan | Manajemen Fakultas |
Manfaat yang diharapkan meliputi peningkatan akurasi data, percepatan akses informasi, serta pengurangan risiko kehilangan atau kerusakan arsip. Selain itu, keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam mengoptimalkan fungsi arsiparis di tengah transformasi digital.
Dengan dukungan penuh dari Kemendikbudristek dan keahlian akademik UNAIR, tenaga kependidikan di perguruan tinggi di Indonesia semakin siap menghadapi tantangan informasi modern, menjadikan arsip tidak hanya sebagai catatan masa lalu, tetapi juga aset strategis bagi inovasi masa depan.