Setapak Langkah – 31 Maret 2026 | JAKARTA – Pemerintah Indonesia pada Senin (30 Maret 2026) memberikan penghormatan tertinggi kepada prajurit TNI Angkatan Darat, Letnan Satu Praka Farizal, yang gugur dalam operasi perdamaian di Lebanon.
Upacara penghormatan dilaksanakan di Istana Negara, dihadiri oleh Presiden, Menteri Pertahanan, dan perwakilan tinggi militer serta keluarga almarhum. Selama acara, jenazah Letnan Satu Praka Farizal dibawa masuk dengan iringan penghormatan militer, diikuti pemutaran bendera setengah tiang selama tiga menit.
- Lokasi: Istana Negara, Jakarta
- Waktu: 10.00 WIB
- Pejabat yang memberikan penghormatan: Presiden Joko Widodo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
- Kehadiran keluarga: Istri dan dua anak Letnan Satu Praka Farizal
Letnan Satu Praka Farizal, 28 tahun, bertugas sebagai anggota Kontingen Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa‑Bangsa (UNIFIL) di Lebanon sejak tahun 2024. Ia meninggal dunia pada 28 Maret 2026 akibat serangan roket yang menimpa pos militer di wilayah Naqoura.
Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa prajurit tersebut telah menunjukkan dedikasi tinggi dan pengabdian tanpa pamrih dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan regional. “Pengorbanan Letnan Satu Praka Farizal adalah contoh keberanian dan komitmen TNI dalam mendukung perdamaian internasional,” ujar Menteri Pertahanan dalam sambutannya.
Reaksi masyarakat luas juga mengalir lewat media sosial, menyoroti rasa hormat dan dukungan bagi keluarga almarhum serta menegaskan pentingnya peran TNI dalam misi perdamaian.
Upacara penghormatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa akan nilai pengorbanan dan semangat patriotisme yang harus dijaga dalam menghadapi tantangan keamanan global.