Setapak Langkah – 30 Maret 2026 | PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau yang lebih dikenal sebagai Bank Jatim melaporkan laba bersih sebesar Rp1,54 triliun untuk tahun buku 2025, menandai peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pendapatan bersih bank tersebut mencapai Rp12,3 triliun, dengan total aset naik menjadi Rp250 triliun. Kenaikan profitabilitas dipicu oleh pertumbuhan kredit yang stabil, penurunan rasio NPL, serta efisiensi operasional yang terus ditingkatkan.
| Item | 2025 (Rp) | 2024 (Rp) |
|---|---|---|
| Laba Bersih | 1,540,000,000,000 | 1,200,000,000,000 |
| Pendapatan Bersih | 12,300,000,000,000 | 11,500,000,000,000 |
| Total Aset | 250,000,000,000,000 | 240,000,000,000,000 |
| Rasio NPL | 2.1% | 2.4% |
Rasio Non-Performing Loan (NPL) berhasil ditekan menjadi 2,1%, berada di bawah rata-rata industri yang berkisar antara 2,5% hingga 3,0%. Penurunan ini mencerminkan kualitas kredit yang membaik dan kebijakan penagihan yang lebih ketat.
Manajemen Bank Jatim menilai bahwa strategi digitalisasi layanan perbankan serta program pemberdayaan UMKM di Jawa Timur menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan pendapatan. Selain itu, bank terus memperluas jaringan cabang di daerah tertinggal untuk meningkatkan penetrasi pasar.
Dengan laba bersih yang kuat, Bank Jatim berencana meningkatkan dividen kepada pemegang saham serta menambah modal untuk mendukung ekspansi kredit di sektor produktif pada tahun-tahun mendatang.