Setapak Langkah – 30 Juli 2026 | Aji Bayu Ramadhan mengawali hidupnya sebagai anak buruh di sebuah proyek konstruksi, membantu orang tua menata material bangunan sejak usia dini. Kehidupan di lapangan kerja menuntutnya bekerja keras, namun pula menumbuhkan rasa tanggung jawab dan keuletan yang kelak menjadi dasar perjuangannya.
Kesempatan memperoleh pendidikan tanpa dipungut biaya muncul sebagai titik balik penting. Melalui program beasiswa pemerintah, Aji dapat melanjutkan sekolah menengah hingga perguruan tinggi tanpa harus memikirkan biaya kuliah. Pengalaman belajar tanpa beban finansial ini ia nilai sebagai anugerah yang membuka pintu bagi impian-impian yang sebelumnya terasa jauh.
Selama menempuh pendidikan, Aji menunjukkan prestasi akademik yang konsisten. Ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan, mengikuti pelatihan kepemudaan, serta menulis artikel tentang pemberdayaan anak buruh. Semua pengalaman tersebut menyiapkan ia untuk peran yang lebih besar di sektor publik.
Pada sebuah upacara resmi di Istana Kepresidenan, Aji bersama 1.203 lulusan lainnya dilantik sebagai Pamong Praja Muda di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Upacara tersebut menandai komitmen generasi muda untuk mengabdi pada pemerintahan daerah, sekaligus memperlihatkan keberhasilan program beasiswa dalam mencetak kader-kader profesional.
- Penghargaan Kartika Astha Brata: diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi luar biasa dalam pelayanan publik.
- Penunjukan sebagai Pamong Praja Muda: menandai langkah awal karier Aji dalam birokrasi pemerintahan.
- Peran aktif dalam pelatihan kepemudaan: memperkuat jaringan dan kemampuan kepemimpinan.
Penghargaan Kartika Astha Brata yang diterima Aji menegaskan bahwa impian tidak mengenal batas asal ada tekad, kerja keras, dan dukungan sistem yang inklusif. Ia kini menjadi contoh inspiratif bagi anak-anak pekerja yang masih berjuang di lapangan, membuktikan bahwa dengan pendidikan yang layak, setiap individu berhak mengejar cita‑cita tertinggi.
Aji menutup pernyataannya dengan ajakan kepada para pemuda: terus berjuang, manfaatkan peluang pendidikan, dan jadikan pengalaman masa lalu sebagai landasan untuk melayani masyarakat. Pesan ini diharapkan dapat memotivasi generasi berikutnya untuk menembus batasan sosial‑ekonomi dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.