Setapak Langkah – 15 Mei 2026 | Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat upaya meningkatkan ekspor langsung produk unggulan daerah melalui jalur laut dan udara. Langkah ini dimaksudkan untuk mempercepat pemasaran hasil pertanian, perikanan, dan peternakan ke pasar internasional serta mengurangi peran perantara.
Strategi utama yang dijalankan meliputi:
- Pemetaan komoditas potensial seperti kelapa sawit, kakao, udang, dan daging sapi.
- Penguatan fasilitas karantina dan inspeksi di pelabuhan serta bandara untuk memastikan standar keamanan dan kualitas.
- Penyediaan layanan logistik terpadu, termasuk penataan dokumen ekspor dan koordinasi dengan maskapai penerbangan serta operator kapal.
- Pembinaan petani, nelayan, dan peternak melalui pelatihan tentang prosedur ekspor, pengemasan, dan pemenuhan regulasi internasional.
- Pemanfaatan program subsidi pemerintah untuk menutup biaya tambahan pada fase awal ekspor.
Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kerja sama lintas sektoral, BKHIT menargetkan peningkatan nilai ekspor langsung sebesar 30 persen dalam dua tahun ke depan. Manfaat yang diharapkan antara lain peningkatan pendapatan petani dan nelayan, penciptaan lapangan kerja baru di bidang logistik, serta peningkatan citra produk Kaltara di pasar global.
Pengawasan karantina yang ketat tetap menjadi prioritas untuk mencegah masuknya hama dan penyakit serta menjaga mutu produk. BKHIT juga berencana mengadakan audit rutin dan sertifikasi internasional bagi eksportir yang memenuhi standar kualitas tertinggi.